ikhlas yang tiba tiba

Haiii..disini aku akan bercerita tentang bagaimana aku menemukan dia.. sebelumnya aku akan memperkenalkan namanya dia Ahmad Basir Munthe dia adalah sosok lelaki yang penyang setia sabar dan dewasa..
Pertama kali kami bertemu di suatu acara perkemahan besar yang kami adakan di bukit kapur .singkatnya kami dekat karena Pramuka..Awalnya aku tidak menyangkan dia akan menyukaiku karena aku bukan tipe wanita yang bisa dekat dengan lelaki dan berkomunikasi dengan lelaki yang baru saja ku kenal..dan akhirnya kami dekat dan saling jatuh cinta tapi tenang saja kami tidak pacaran karena aku tau pacaran tidak ada gunanya hanya membuang buang waktu akhirnya kami berkomitmen untuk saling menjaga dan setia wkwkw ...
Setiap ada perkemah disitu ada kami hehehe..singkat cerita dihari ulang tahunku tepatnya 23 Oktober 2019 dia datang dan aku memperkenalkan dia kepada kedua orang tuaku yang membuatku yakin dan semangkin menyukainya adalah karena dia cepat sekali beradaptasi dengan keluarga ku dia bisa mengambil hati ayahku yang mana tidak ada sebelumnya lelaki yang berani seperti dia ... dan tidak lama ada suatu kejadian dimana aku harus mengikhlaskan nya .pada 20 Desember 2019 ada banyak orang yang mengirimkan pesan kepadaku melalui Facebook aku tidak tau maksud mereka apa sampai akhirnya aku membuka chat yang dia kirim sebelum kecelakaan itu terjadi pada jam 24.00 dia pamit kepadaku aku tidak tau dia sudah ada pirasat atau gimana intinya aku hancur disitu aku nangis tersedu sedu aku tidak tau apa yang harus aku lakukan ..
Aku menunggunya aku mengirimkan pesan sebanyak banyaknya dan berharap itu hanyalah sebuah mimpi tetapi harapanku tidak menjadi nyata ..dia koma dan harus dirujuk ke rumah sakit Arifin Ahmad Pekanbaru aku terus menunggunya karena disitu juga situasinya aku masih ada ujian di sekolah jadi tidak bisa menjenguknya.akhirnya setelah dia di oprasi dan dia sadar tanpa basa basi dia langsung meminjam telfon orang tuanya untuk menelfon dan mengabariku bagaimana aku tidak mencintainya sedangkan cintanya kepadaku sebesar itu ...
Beberapa hari kemudian dia boleh pulang kerumah dan beristirahat dirumah .setiap hari aku berusaha membuat dia bahagia dan tidak merasa bosan aku merubah sifat ku 180° untuk membuat dia nyaman ..
Tak lama kemudian dia tidak pernah mengabariku ternyata dia kembali sakit dan kejang kejang dia kembali dirujuk ke rumah sakit Dumai tubuhnya tidak bisa digerakkan sebagian dia tidak bisa bicara ,makannya harus dibantu pakai selang,sebelum itu dia muntah muntah , akhirnya kedua orang tuanya memutuskan untuk merujuknya kembali kerumah sakit Pekanbaru tetapi tidak ada kamar yang tersedia disana ,,aku tidak tau apa yang terjadi selanjutnya dari informasi yang ku dapat dia akhirnya bisa dirujuk ke Pekanbaru tetapi waktunya tidak lama ...
Pada 20 Januari 2020 tepatnya sehabis shalat Maghrib ada yang menelfonmu tapi tidak terdengar olehku dan akhirnya aku dihampiri oleh sepupunya ,,dia bilang bahwa Ahmad Basir sudah tidak ada .disitu aku bengong dan tidak berkata apapun sampai akhirnya dia berulang kali mengatakannya ..air mataku mulai mengalir deras aku berteriak "ini tidak mungkin kamu bercandakan" kataku sambil teriak ..lalu dia mencoba membuatku berhenti menangis tetapi tidak bisa .dia mengajakku untuk melihat jasad  orang yang aku cintai..aku tidak kuat ingin rasanya aku menghilang juga pada saat itu tapi aku tidak bisa.. akhirnya aku datang melihat semua proses pemakamannya aku menangis tanpa henti bahkan aku tidak sanggup untuk menyentuh jasadnya..
Kau tau rasanya seperti apa ..tiba tiba harus mengikhlaskan semua nya harus bener bener kehilangan support sistem dihidupmu.. 
Sampai saat ini aku belum bisa melupakannya bahkan aku masih mencari dirinya di diri laki laki lain tetapi aku tidak menemukannya.. Aku rindu sangat Rindu andai aku tau itu adalah bulan terakhir kami bersama mungki aku akan terus menghubungi nya dan berkata bahwa aku sangat mencintainya..tapi itulah tadi penyesalan selalu datang di akhir..
Terimakasih telah membaca kisah ini walaupun gak jelas tapi tak apa ini adalah sebagian kisah di hidupku

Komentar

  1. Hmmm sedihhh sblm kembalii di bawa ke RS dia memaksakan diri kesekolah:( padahal masih di perban:( semoga almarhum di beri tempat terbaik di sisi Allah swt...semangat ya ka prety

    BalasHapus

Posting Komentar